Twilight

Twilight Official PosterKelar film pertama dari tetralogi Laskar Pelangi, muncul lagi nih film yang diangkat dari buku empat seri. Bedanya, ini bukan produk dalam negeri, Bung! Judulnya: TWILIGHT. Gw sendiri bukan salah satu dari sekian banyak orang yang udah baca bukunya (denger-denger bukunya best seller lho), tapi ada tiga hal yang membuat gw tertarik buat nonton film ini. SATU, temen-temen gw di kampus pada rame banget ngomongin ni film. DUA, Robert Pattinson jadi bintang utamanya. Gw suka dia karena dulu dia jadi Cedric Diggory di dua film Harry Potter dan saat itu dia keren banget. TIGA, karena temanya vampir.

Oke, buat yang belum baca bukunya, gw kasih ringkasan cerita nih. Film dibuka dengan cerita kepindahan Isabella Swan alias Bella (Kristen Stewart) ke rumah ayahnya di Forks. Ibunya yang sudah menikah lagi dengan laki-laki lain memutuskan untuk pindah dari Phoenix, kota di mana Bella dan ibunya tinggal pasca sang ibu bercerai dari sang ayah. Bella sedikit berbeda dari remaja seusianya karena Bella bukan gadis yang hidupnya hanya berputar pada “boys-love-and-being popular”. Tanpa diduga, kepindahan Bella ke Forks membawa nuansa baru dalam hidupnya. Pertemuan dengan Edward Cullens (Robert Pattinson) mengawali sebuah beautiful disaster dalam hidup Bella karena Edward ternyata tidak sama dengan anak laki-laki pada umumnya. Just like what Bella said:

“I know what you are. You’re impossibly fast. And strong. Your skin is pale white, and ice cold…”
“… vampire.”

Ya, Edward dan semua anggota keluarga Cullens adalah vampir. Tapi, beda dengan kebanyakan vampir pada umumnya, mereka tidak bertahan hidup dengan menghisap darah manusia. Mereka menyebut diri mereka vegetarian karena mereka hanya minum darah binatang. The Cullens berusaha keras untuk tidak menjadi monster, seperti vampir kebanyakan. Sayangnya, Edward harus berusaha lebih keras untuk tetap menjadi vegetarian karena aroma tubuh Bella membangkitkan gairah yang luar biasa baginya untuk meminum darah Bella.

As time goes by, walaupun Edward berusaha keras menjauhi Bella, mereka justru semakin dekat. Cinta terlarang antara manusia dan vampir itu pun bersemi (yeah.. like any other love stories..). Seperti yang bisa diduga dari sebuah kisah cinta, jalan yang ditempuh pastilah berliku, berbatu, berjurang, berkerikil tajam, dan ada banyak badai yang akan menghantam. *lebai MODE ON* Keadaan menjadi lebih parah dengan kedatangan vampir jahat yang haus akan darah Bella. Apakah Bella akan selamat? Siapa dan bagaimana ia menyelamatkan Bella? Apakah kisah cinta mereka akan berlanjut? Nonton sendiri ya! Dan baca bukunya kalo telanjur penasaran!

Cek trailer-nya di sini.

Over all sih gw nggak kecewa sama film ini, tapi dua temen gw yang udah baca bukunya lebih dulu agak-agak kecewa. Kata mereka:

“Filmnya jadi kurang dramatis gara-gara Kristen Stewart kurang menghayati perannya sebagai Bella.”

Gw sih nggak ngerti kurang menghayatinya gimana karena gw kan nggak tau gimana karakter Bella seharusnya. Menurut gw sih aktingnya oke-oke aja. Memang sih, ada satu-dua scene yang kurang dapet, tapi menurut gw sih masih bisa ditoleransilah.

Secara visual, film ini memanjakan penonton dengan view yang oke. Hutan, gunung, danau, jalanan panjang, bahkan sampai rumah kacanya keluarga Cullens ditampilkan dengan apik. Efeknya juga cukup oke, terutama dalam adegan-adegan yang menunjukkan kecepatan seorang vampir. Di film ini para vampir itu ceritanya bisa lari dengan sangat cepat, khususnya Edward. Dugaan gw, kecepatannya mungkin hampir menyamai kecepatan cahaya (atau bahkan lebih cepat? entahlah..). Nah, yang bikin gw bingung, vampir-vampir itu kan bisa lari dengan sangat cepat, tapi kenapa masih harus pake mobil ya?? (tanya kenapa?) Oya, nonton film ini serasa nonton pameran mobil. Mobilnya keluarga Cullens keren-keren banget euy! (bagi dong satu!)

Oya, ini info penting buat yang mau nonton, tapi belum baca bukunya. WALAUPUN BELUM BACA BUKUNYA, KITA AKAN TETAP DENGAN CUKUP MUDAH MENGIKUTI ALUR CERITANYA. Gw membuktikannya sendiri, teman-teman. Satu-satunya yang awalnya nggak gw mengerti adalah apa yang salah dengan aroma tubuh Bella. Setelah temen gw jelasin, gw langsung bisa ngerti. Jadi, jangan khawatir bakal bingung sama jalan ceritanya ya!

Tapi, ada satu hal yang bikin gw kecewa cukup berat, ternyata ini lebih ke film cinta ya?? Ahahaha… dugaan gw, film ini nggak akan beda dengan Queen of the Damned, Dracula, Van Helsing, ato film-film sejenis lainnya. Gw kira akan banyak adegan isep-isep darah dan pertempuran sengit. Eeeh… taunya bertempur cuma gitu aja! Dikit benerrr.. Gw bahkan sempet nanya ke temen gw kayak gini:

Gw: (hampir di akhir film) Abis ini ada berantem lagi nggak?
Temen gw: Ada. Eh, nggak deh kayaknya.
Gw: Hah? Nggak ada lagi? Jadi, cuma segitu aja?
Temen gw: Iya.

Hadooohh.. masa musuhnya matinya gampang banget?? Cuma tinggal dibakar aja gitu? Udah, gitu aja? Aaarrgh… kurang seru deyh. Hahaha… Tapi, jangan protes dulu sodara-sodara. Gw bisa mikir kayak gini karena dari sebelum nonton, gw udah punya setting di otak gw bahwa nantinya gw akan nemuin banyak adegan pertarungan antar vampir. Ini karena gw mikir Twilight adalah kisah vampir yang dibumbui adegan percintaan. Kenyataannya, ini kan kisah cinta yang dibumbui legenda vampir. Ahahaha… Di film berikutnya mungkin gw harus siapin banyak tissue nih. Ya, siapa tau kisah cintanya akan semakin mengharu biru. Hohoho…

Credits:
Photo: Fanpop
Video: Twilight Official Youtube

8 Cupcakes to “Twilight”


  1. Nike Says:

    Kurang suka novel terjemahan jadi saya ga baca.

    Bagus ya ceritanya ?

    SiCunit:
    Wah, sayang yah! Novel terjemahan banyak banget yg bagus.
    Walaupun terjemahannya kadang2 kurang oke, yang penting kan jalan ceritanya. Hehehe…
    Ga suka Harry Potter dong yah?! :P

    Reply


  2. adit-nya niez Says:

    Ahahaha… Iya juga yah. Klo emang si pampir itu bisa lari cepet, knapa masih pake mobil. Mobilnya bagus2 pula…

    SiCunit:
    Hooh.. mobil2nya luar biasa bagus. Dapet duit dari mana yah?

    Reply


  3. novri Says:

    ada film baru yaaa!!

    SiCunit:
    Iyaaa… tiap hari juga ada film baru… hohoo…

    Reply


  4. Anna Says:

    gw udah nonton trailer nya ekslusif dr blog loe…hehehehe…
    lg sibuk, dan tdk sempat nonton… tp sptnya bakal nonton…:)

    Sicunit:
    Ahhahah.. eksklusif, bo’!
    Yasuw, kalo sempet sih, ga ada salahnya buat ditonton..

    Reply


  5. julie Says:

    setahunya gw yang udah baca novel tante stephanie sampe sesion-4 (breaking dawn) cullen punya banyak mobil ya untuk tidak menimbulkan kecurigaan orang2 kalau mereka tuh keluarga vampir, coba deh sobat pikir kalau keluarga cullen ga punya mobil apa kata dunia, keluarga kaya ko ga punya mobil walaupun mereka bisa lari dan terbang secepat kilat tapi ga mungkinkan diperlihatkan sama semua orang namanya juga penyamaran biar vampir tapi hidup tetep harus seperti manusia layaknya biar ga di curigai (hehehe….)

    Maianra:
    Analisanya boleh juga nih. ^^ Thanks for visiting me.

    Reply


  6. ceyu Says:

    heheheeh,,,,
    ternyata kita sependat,,,,
    awalnya si gw kira ni flm serem abis eh ternyata romantis abis,,,agak kcw jg sihhh,gw uda nonton ni flm 4x lohhh,,,,(mungkin smua yag jomblo kyk gw gt kali),,,,,,
    tp soal novelnya gw da baca,,,,
    du bnyk bgt perbedaannya,,,,,
    coz di novel di ceritakan secara terperinci tp flm nya kyknya banyk yg di potong apalagi adegan wktu bella tau edward vampir capek de kyknya ga ada kgt2 nya bisa2 aja,,,,
    oya klo ada berita terbaru ttg twilight kasi tau ya di ceyu_heart@yahoo.co.id

    Maianra:
    Ya, ntar kalo ada info mudah2an gw kabarin. Tapi nggak janji juga ya karna gw bukan penggemar Twilight banget2. Not that kind of topic yang akan rutin gw ikutin perkembangannya. Heheh…

    Reply


  7. qha here Says:

    Hhaa,,
    iia,
    aq stJu.
    mSa si James gMpang mti!
    hUhh..

    pY,,
    sMpah,,
    new moon kRennn!!!

    Reply


  8. AIDA SURYA Says:

    ak uda liat filmnya..
    sumpah dech keren bgd.apalagi ma edward gw demen bgd tuch. uda keren ma ceweknya melindungi bgd.pkoknya tokoh edward TOP BGT..

    TWILIGHT IS THE BEST

    Reply

Leave a Cupcake